Puisi

Hai Manusia Yang Merasa Dirinya Paling Sempurna

Tidak ada yang meminta lahir ke dunia dengan keadaan yang berbeda.
Dari jenis manusia pada umumnya, yang katanya dianggap normal dari segi fisik maupun perilakunya.

Tetapi mengapa banyak manusia yang menanyakannya,
banyak manusia yang mencelanya,
banyak manusia yang menghukumnya dengan perkataan mereka.

Bukankah mereka sendiri pun, tidak ingin menjadi orang yang berbeda itu.
Tidak ingin berada pada situasi yang tidak nyaman,
Bahkan takut terhadap dirinya sendiri.

Apakah mereka tahu bahwa orang yang berbeda itu, sebenarnya tidak ingin menjadi seperti itu.
Mungkin telah banyak yang telah ia lakukan agar terlihat menjadi manusia pada umumnya.
Pamun semua usaha yang dilakukan belum membuahkan hasil.

Yang perlu kalian tahu,

Hai manusia yang merasa dirinya paling sempurna,

Perkataanmu dapat membunuh mereka, baik secara fisik maupun mental mereka.

 

Kecuali jika dengan sadar kau ingin membunuhnya secara perlahan dengan setiap celaanmu.
Ingat setiap perbuatan yang kita lakukan terhadap orang lain akan berbalik untuk kita sendiri.

Hai manusia yang merasa dirinya paling sempurna,
Bayangkan apabila kalian berada di dalam situasi mereka,
Manusia yang kau anggap tidak sempurna itu,
Apakah kalian sanggup untuk menerimanya.

Setiap manusia memang diberikan kebebasan berbicara dan berpendapat.
Tapi ada hal – hal yang membatasi kebebasan itu.
Yaitu tidak menyakiti orang lain dengan kebebasan yang kalian milki.

Untukmu yang katanya tidak sempurna,
Yang katanya bukan termasuk kedalam golongan manusia pada umumnya atau normal,
Jangan dengarkan perkataan yang menjatuhkan itu.
Fokus terhadap proses menjadi manusia yang lebih baik dimata Tuhanmu.

Jangan tundukan kepalamu karena merasa rendah diri.
Dengan kondisi yang katanya tidak sempurna, yang melekat di dalam dirimu.
Teruslah berjalan dengan percaya diri, dan hiduplah dengan kebahagiaan dan penerimaan diri.

Cirebon, 17 Oktober 2022

Edwin Nugroho