Perbedaan dan Persamaan Minat dan Bakat
Persamaan diantara minat dan bakat ini yaitu perlu adanya pengembangan melalui belajar agar kemampuan dan keinginan yang ada dapat menjadi sesuatu yang nyata. Jadi tidak hanya sebatas kemampuan dan keinginan saja. Melainkan adanya kemajuan atau bentuk nyata dari apa yang dimiliki dan apa yang diminati.
Jika hal tersebut diasah, maka akan menjadi sesuatu yang bermanfaat sekali untuk diri sendiri maupun lingkungan. Namun, apabila tidak diasah, maka hanya menjadi bakat dan minat yang terpendam. Tidak akan membuahkan hasil yang lebih dari hanya sekedar kemampuan dan keinginan saja.
Contohnya, Cita sangat suka menulis. Ia mempunyai bakat dan minatnya besar kearah menulis tersebut. Ia berlatih dan mencari pengetahuan bagaimana cara menulis yang baik dan benar. Terbukti dari beberapa cerpen dan puisi yang dibuatnya sangat menarik untuk dibaca.
Namun Cita mempunyai adik yang sama sepertinya, yaitu suka menulis. Tetapi hanya sekedar suka. Minat adiknya Cita untuk lebih mengembangkan kemampuan menulisnya tidak terlalu besar. Dan adiknya Cita lebih suka untuk mengembangkan minat yang ia sukai seperti berolahraga.
Perbedaan Minat dan Bakat
Perlu hati-hati bahwa bakat tidak selalu identik dengan minat. Bakat yang tidak disertai dengan minat, maupun minat yang tidak disertai dengan bakat akan menimbulkan GAP.
Bila orang tua tidak cukup cermat dengan hal ini,akan berdampak buruk bagi anak.
BAKAT : Inherent, Natural,Lepas dari aspek suka atau tidak suka, Tidak mudah berubah dan permanen, Aspek genetik lebih dominan.
MINAT : Lingkungan, Nurtural, Orientasi pada hobi/kesukaan semata, mudah berubah sesuai dengan tren
Resiko tidak mengenal Bakat
- Rugi waktu
- Rugi biaya
- Hilang peluang
- Lelah selalu coba-coba
- Aspek lingkungan lebih dominan
Faktor yang Mendukung untuk Mengembangkan Minat dan Bakat
Internal
- Bawaan (Genetik), Faktor ini merupakan faktor yang mendukung perkembangan individu dalam minat dan bakat sebagai totalitas karakteristik individu yang diwariskan orang tua kepada anak dalam segala potensi melalui fisik maupun psikis yang dimiliki individu sebagai pewarisan dari orang tuanya.
- kepribadian, Faktor kepribadian yaitu keadaan psikologis dimana perkembangan potensi anak tergantung pada diri dan emosi anak itu sendiri. Hal ini akan membantu anak dalam membentuk konsep serta optimis dan percaya diri dalam mengembangkan minat dan bakatnya (Ashar ; 2003).
Eksternal
- Keluarga, Lingkungan keluarga merupakan tempat latihan atau belajar dan tempat anak memperoleh pengalaman, karena keluarga merupakan lingkungan pertama dan paling penting bagi anak. (Sutiono ; 1998 ; 171).
- Sekolah, suatu lingkungan yang dapat mempengaruhi proses belajar mengajar kondusif yang bersifat formal. Lingkungan ini sangat berpengaruh bagi pengembangan minat dan bakat karena di lingkungan ini minat dan bakat anak dikembangkan secara intensif.
Baca Juga : Materi Pedagogik : POTENSI PESERTA DIDIK