KOMPUTER TEKNOLOGI

Cara Kerja dan Fungsi Transmission Control Protocol (TCP)

Transmission Control Protocol (TCP)

Transmission Control Protocol (TCP) adalah sebuah standar yang digunakan untuk mengatur bagaimana cara membangun dan memelihara komunikasi jaringan sehingga sebuah aplikasi dapat bertukar data.

TCP bekerja dengan Internet Protocol (IP), yang mendefinisikan bagaimana komputer mengirim paket data satu sama lain. Secara bersama-sama, TCP dan IP (TCP/IP) adalah aturan dasar yang mendefinisikan sebuah jaringan internet.

TCP/IP juga merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja.

Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Model TCP/IP terdiri dari beberapa jenis protokol, antara lain TCP dan IP, Address Resolusi Protocol (ARP), Internet Control Message Protocol (ICMP), Reverse Address Resolusi Protocol (RARP), dan User Datagram Protocol (UDP).

Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet.
Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda untuk membentuk jaringan yang heterogen.

Transmission Control Protocol (TCP) sangat penting dalam membangun sebuah jaringan iternet, karena TCP menetapkan aturan dan prosedur standar tentang cara bagaimana informasi dikomunikasikan melalui internet.

Hal ini merupakan pondasi dasar bagi internet seperti yang ada saat ini dan memastikan bahwa transmisi data dilakukan secara seragam, terlepas dari lokasi, perangkat keras, atau perangkat lunak yang terlibat.

TCP bersifat fleksibel dan sangat skalabel, artinya protokol baru dapat diperkenalkan ke dalamnya, dan TCP akan mengakomodasinya. Ini juga bersifat non-proprietary, artinya tidak ada orang atau perusahaan yang memilikinya.

Cara kerja Transmission Control Protocol (TCP)

TCP adalah protokol berorientasi koneksi, yang berarti koneksi dibuat dan dipelihara hingga aplikasi di setiap ujung selesai bertukar pesan. Inilah beberapa Tindakan yang dilakukan oleh TCP

  • menentukan cara memecah data aplikasi menjadi paket-paket yang dapat dikirimkan oleh jaringan
  • mengirim paket ke, dan menerima paket dari, lapisan jaringan;
  • mengelola kontrol aliran
  • menangani transmisi ulang paket yang terjatuh atau kacau, karena hal ini dimaksudkan untuk menyediakan transmisi data bebas kesalahan
  • memvalidasi semua paket yang tiba.

Dalam model komunikasi Open Systems Interconnection (OSI), TCP mencakup di bagian transport layer, dan session layer.

Ketika server web mengirimkan file HTML ke klien, ia menggunakan protokol transfer hypertext (HTTP) untuk melakukannya. Lapisan program HTTP meminta lapisan TCP untuk mengatur koneksi dan mengirim file. Tumpukan TCP membagi file menjadi paket-paket data, memberi nomor pada mereka dan kemudian meneruskannya satu per satu ke lapisan IP untuk dikirimkan.

Meskipun setiap paket dalam transmisi memiliki alamat IP sumber dan tujuan yang sama, paket dapat dikirim melalui beberapa rute. Lapisan program TCP di komputer klien menunggu hingga semua paket tiba. Ia kemudian mengenali paket-paket yang diterimanya dan meminta pengiriman ulang paket-paket yang tidak diterimanya, berdasarkan nomor paket yang hilang. Lapisan TCP kemudian merakit paket-paket tersebut menjadi sebuah file dan mengirimkan file tersebut ke aplikasi penerima.

Kenapa Harus MenggunakanTransmission Control Protocol (TCP)

TCP digunakan untuk mengatur data dengan cara menjamin transmisi aman antara server dan klien. Hal ini menjamin integritas data yang dikirim melalui jaringan, berapa pun jumlahnya. Oleh karena itu, TCP digunakan untuk mengirimkan data dari protokol tingkat tinggi lainnya yang mengharuskan semua data yang dikirimkan tiba.

Contoh protokol ini adalah sebagai berikut:

  • Secure Shell (SSH), File Transfer Protocol (FTP), Telnet: Untuk berbagi file peer-to-peer, dan, dalam kasus Telnet, masuk ke komputer pengguna lain untuk mengakses file.
  • Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Post Office Protocol (POP), Internet Message Access Protocol (IMAP): Untuk mengirim dan menerima email.
  • HTTP: Untuk akses web.

Semua contoh ini ada di application layer TCP/IP stack dan mengirim data ke bawah ke TCP pada lapisan transport. TCP/IP stack adalah sebuah protokol yang diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak atau software.

TCP/IP Stack merupakan model yang mewakili bagaimana data diatur dan dipertukarkan melalui jaringan menggunakan protokol TCP/IP. Hal ini menggambarkan serangkaian lapisan yang mewakili cara data ditangani dan dikemas oleh serangkaian protokol saat data tersebut berpindah dari klien ke server dan sebaliknya.

TCP berada di lapisan transport dengan protokol lain. Protokol-protokol pada lapisan ini menjamin transmisi data bebas kesalahan.

Seperti model OSI, TCP/IP Stack adalah model konseptual untuk standar pertukaran data. Data dikemas ulang pada setiap lapisan berdasarkan fungsionalitas dan protokol transportnya.

Permintaan turun ke server melalui Stack, dimulai dari lapisan aplikasi sebagai data. Dari sana, informasi dipecah menjadi paket-paket dengan tipe berbeda di setiap lapisan.

Data berpindah dengan cara berikut, dari aplikasi ke lapisan transport, yang diurutkan ke dalam segmen TCP lalu diteruskan ke lapisan internet yang menjadi datagram, kemudian menuju ke lapisan antarmuka jaringan di mana ia dipecah lagi menjadi bit dan bingkai dan saat server merespons, server bergerak ke atas melalui Stack untuk tiba di lapisan aplikasi sebagai data.