Sendu Melihatmu
oleh Anita Sesar Ria
Bagai senja yang akan meredup
Kilaumu semakin menghilang
Aku hanya bisa menatapmu lirih dan berharap akan datangnya secercah harapan
Tapi …
Ada ketakutan dalam hatiku
mungkinkah gelap menyelimutiku tanpa senyummu
Bulir air mataku jatuh tiap kali melihat perjuanganmu untuk bernafas
kau nampak tak berdaya dalam sakitmu dan hanya menunggu ikhlasku saja
Aku sadar
Mungkin terlalu egois rasanya menginginkanmu disini padahal kau tlah lelah melawan sakitmu
Dilema menerjangku, satu sisi aku tidak siap tanpamu tapi sisi lainku lebih tidak siap melihatmu tersiksa melawan sakitmu.
Apa yang harus aku perbuat
Haruskah Hidup serumit ini
Oh Tuhan…..
ku pasrahkan semuanya kepadaMU
Bila ketetapanMu adalah memulangkanya kepangkuanMu, aku rela.
Biarlah aku sakit sendiri karena kehilangan separuh jiwaku.
Aku hanya ingin Engkau kuatkan aku untuk hidup tanpa malaikatku yang tak bersayap
Bila kehendakMu adalah kebersamaanku dengannya, kuatkanlah jiwa raganya untuk mampu melawan lemahnya. Genggam tanganya untuk bangkit berdiri. Kembalikanlah kilaunya.
Sebab aku hanya ingin melihat beliau tersenyum tanpa rasa sakit.
Maafkan aku yang tidak bisa berjuang lebih dari ini.
Ibu Terima kasih sudah kuat berjuang menunggu ikhlasku.
Terima kasih untuk semua hal yang kau berikan padaku terima kasih untuk semua hal yang kau lakukan dalam hidupku
Semoga di SurgaNya kita dipertemukan kembali bila engkau diharuskan kembali padaNya.
Kala itu saat mamah posisi sangat kritis
Desember 2014