komputer
KOMPUTER TEKNOLOGI

Aspek Tujuan Keamanan Jaringan

Aspek Tujuan Keamanan Jaringan. Menurut Garfinkel (Simson Garfinkel, “PGP: Pretty Good Privacy,” O’Reilly & Associ-ates, Inc., 1995). Aspek tujuan keamanan jaringan adalah sebagai berikut.

Privacy / Confidentiality

Privacy / Confidentiality adalah menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses. Privacy lebih ke arah data-data yang sifatnya privat. Contoh: e-mail seorang pemakai (user) tidak boleh dibaca oleh administrator. Confidentiality berhubungan dengan data yang diberikan ke pihak lain untuk keperluan tertentu dan hanya diperbolehkan untuk keperluan tertentu tersebut. Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan privacy dan confidentiality adalah dengan menggunakan teknologi kriptografi.

Integrity

Integrity adalah informasi tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik informasi. Contoh: e-mail diintercept ditengah jalan, diubah isinya, kemudian diteruskan ke alamat yang dituju. Bentuk serangannya yaitu adanya virus, trojan horse, atau pemakai lain yang mengubah informasi tanpa ijin, “man in the middle attack” dimana seseorang menempatkan diri ditengah pembicaraan dan menyamar sebagai orang lain.

Authentication

Authentication adalah metode untuk menyatakan bahwa informasi betul-betul asli, atau orang yang mengakses atau memberikan informasi adalah betul-betul orang yang dimaksud. Adanya Tools membuktikan keaslian dokumen, dapat dilakukan dengan teknologi watermarking (untuk menjaga “intellectual property”, yaitu dengan menandai dokumen atau hasil karya dengan tanda tangan pembuat) dan digital signature.

Availability

Availability adalah berhubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan. Contoh hambatan yaitu “denial of service attack” (DoS attack), dimana server dikirimi permintaan (biasanya palsu) secara terus menerus atau permintaan yang diluar perkiraan sehingga tidak dapat melayani permintaan lain atau bahkan sampai down, hang, crash, mailbomb, dimana seorang pemakai dikirimi e-mail secara terus menerus (katakan ribuan e-mail) dengan ukuran yang besar sehingga sang pemakai tidak dapat membuka e-mailnya atau kesulitan mengakses e-mailnya.

Access Control

Access Control adalah cara pengaturan akses kepada informasi. Berhubungan dengan masalah authentication dan juga privacy. Metodenya yaitu menggunakan kombinasi user id/password atau dengan menggunakan mekanisme lain

Non-repudiation

Non-repudiation adalah aspek ini menjaga agar seseorang tidak dapat menyangkal telah melakukan sebuah transaksi. Dukungan bagi electronic commerce.

Security Attack Models

Menurut W. Stallings (William Stallings, “Network and Internetwork Security,” Prentice Hall, 1995). serangan (attack) terdiri dari:

  • Interruption yaitu perangkat sistem menjadi rusak atau tidak tersedia. Serangan ditujukan kepada ketersediaan (availability) dari sistem. Contoh serangan adalah “denial of service attack”.
  • Interception yaitu pihak yang tidak berwenang berhasil mengakses aset atau informasi. Contoh dari serangan ini adalah penyadapan (wiretapping).
  • Modification yaitu pihak yang tidak berwenang tidak hanya berhasil mengakses, akan tetapi dapat juga mengubah (tamper) aset. Contoh dari serangan ini antara lain adalah mengubah isi dari website dengan pesan-pesan yang merugikan pemilik website.
  • Fabrication yaitu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu ke dalam sistem. Contoh dari serangan jenis ini adalah memasukkan pesan-pesan palsu seperti e-mail palsu ke dalam jaringan komputer.