komputer
KOMPUTER TEKNOLOGI

Jenis-jenis Firewall

Jenis-jenis Firewall. Melihat betapa dibutuhkannya firewall, ragamnya pun  bervariasi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Diantaranya, terdapat 7 jenis firewall yang perlu anda ketahui sebagai aktivis dunia maya. Ketujuh jenis tersebut kami uraikan secara jelas seperti berikut.

Packet Filter

Jenis firewall yang pertama ini merupakan jenis yang paling simpel. Firewall yang satu ini merupakan sebuah komputer yang dibekali dengan dua buah Network Interface Card (NIC) yang mana fungsinya menyaring berbagai paket yang masuk. Umumnya, perangkat ini dikenal dengan packet-filtering router.

Circuit Level Gateway

Jenis berikutnya yaitu Circuit Level Gateway. Jenis ini umumnya berupa komponen suatu proxy server. Tidak hanya itu, firewall tersebut beroperasi dalam level yang memang lebih tinggi pada model referensi OSI ketimbang jenis Packet Filter Firewall. Firewall ini tepatnya bekerja pada lapisan sesi (session layer). Adapun modifikasi dari jenis firewall ini cukup berguna bagi siapa saja yang ingin menyembunyikan informasi yang berkaitan dengan jaringan terproteksi, meskipun firewall jenis ini tidak melakukan penyaringan atas beragam paket individual dalam suatu koneksi.

Application Level

Jenis selanjutnya kita kenal dengan Application Level Firewall yang mana jenis ini dapat disebut sebagai Application Level Gateway atau application proxy. Penggunaan firewall ini akan mengakibatkan tidak dibolehkannya paket untuk masuk melewati firewall tersebut secara langsung. Namun demikian, aplikasi proxy pada suatu computer yang mengaktifkan firewall akan mengalihkan permintaan tersebut pada layanan yang ada dalam jaringan privat. Kemudian meneruskan respon permintaan tersebut ke komputer atau PC yang pertama kali membuat permintaan dimana letaknya berada dijaringan publik.

Network Address Translation (NAT)

Disingkat dengan NAT, jenis firewall yang satu ini menyediakan proteksi secara otomatis terhadap sistem dibalik firewall. Pasalnya, firewall berjenis NAT ini hanya mengizinkan koneksi dari komputer yang letaknya dibalik firewall. Sementara itu, tujuan NAT firewall yaitu melakukan multiplexing pada lalu lintas jaringan internal lalu menyampaikannya ke jaringan semacam WAN, MAN ataupun jaringan internet yang memang lebih luas jaringannya.

Hal ini membuat paket tersebut seolah-olah berasal dari sebuah IP Address. Disamping itu, NAT membuat tabel yang berisikan informasi tentang koneksi yang dijumpai oleh firewall. Fungsi dari tabel ini yaitu memetakan alamat suatu jaringan internal  ke eksternalnya. Adapun kemampuan dalam meletakkan seluruh jaringan dibalik IP Address berdasarkan pada pemetaan port-port NAT firewall.

Stateful Firewall

Jenis Firewall yang satu ini dikenal sebagai sebuah firewall dengan fungsinya dalam menggabungkan berbagai keunggulan yang biasanya ditawarkan oleh firewall berjenis packet filtering, Proxy dan Circuit Level dalam suatu sistem. Firewall jenis ini dapat melakukan filtering pada lalu lintas atas dasar karakteristik paket, sebagaimana halnya filtering berjenis packet filtering serta memiliki pengecekan pada sesi koneksi guna meyakinkan kalau sesi koneksi tersebut diizinkan.

Virtual Firewall

Yang perlu juga anda ketahui yaitu adanya virtual firewall dimana nama virtual tersebut adalah sebutan yang dialamatkan pada firewall logis tertentu yang berada dalam suatu perangkat fisik (seperti komputer maupun perangkat firewall yang lain). Pengaturan dari firewall ini memperbolehkan beberapa network untuk dapat diproteksi oleh firewall yang memiliki keunikan dimana fungsinya menjalankan kebijakan keamanan sistem yang tentunya unik juga, cukup dengan memanfaatkan sebuah perangkat. Dengan memanfaatkan firewall tersebut, sebuah ISP atau Internet Service Provider dapat menghadirkan layanan firewall untuk para pelanggannya agar lalu lintas dari jaringan mereka akan selalu aman, yaitu hanya dengan memfungsikan sebuah perangkat. Tentunya, ini akan menjadi langkah penghematan biaya (efisiensi) yang signifikan, walaupun firewall jenis yang satu ini hanya ditemukan pada firewall yang berasal dari kelas atas, misalnya Cisco PIX 535.

Transparent Firewall

Diantara jenis-jenis firewall yang telah disebutkan sebelumnya, jangan pernah lupakan jenis yang terakhir, yaitu Transparent Firewall. Jenis ini bisa juga disebut dengan bridging firewall yang mana bukanlah merupakan firewall murni, akan tetapi hanya sebuah turunan atas satateful firewall. Transparent firewall melakukan apa saja yang dapat dilakukan oleh firewall jenis packet filtering, sebagaimana halnya stateful firewall serta tak nampak oleh pengguna. Maka dari itu jenis firewall yang satu ini bernama Transparent Firewall.

Baca Juga : Sejarah Firewall