Kebijaksanaan Rasa
Judul : Kebijaksanaan Rasa
Oleh : AnserAnita
.
Pada setiap rasa, ada batasan yang tidak bisa dilanggar.
.
Pada setiap detak jantungku untukmu, ada perilaku yang dibatasi.
.
Kita sama-sama paham tentang rasa ini, dan kita membiarkan berjalan pada rasa yang sama.
.
Hanya saja kedewasaan membawa kita menikmati rasa cinta dalam diam.
.
Kita memang tidak saling mengungkapkan, tapi rasa dan bahasa tubuh tidak akan pernah ingkar.
.
Ada rasa yang tidak biasa diantara kita.
.
Mencintaimu bukan pilihanku, dan ku yakin mencintaiku pun bukan pilihanmu.
.
Kita hanya terjebak dalam kondisi yang akhirnya menumbuhkan rasa itu.
.
Seringnya kebersamaan kita adalah sebuah resiko munculnya ketertarikan.
.
Apakah kita berdosa? Mungkin saja, selama mengikuti hawa nafsu dan melewati batasan yang ada.
.
Dan aku memilih hanya untuk menikmati rasa ini denganmu dalam batasan yang wajar, tidak lebih dari itu.
.
Aku tidak ingin memilikimu, semoga kau pun demikian.
.
Meskipun sulit dan terlalu menyakitkan, tapi ini kebijaksanaan dari sebuah rasa.
.
Aku hanya ingin hidup tenang dalam batasan yang ada,
.
Karena tidak ada yang baik-baik saja ketika kita hidup melampaui batas.
.
Kau pun paham tentang hal itu, dan akhirnya membiarkanku bahagia dengan pasanganku tanpa kau pernah mengusiknya atau memintaku melepaskanya.
.
Sedangkan kau, memilih tetap sendiri melanjutkan hari-harimu, sambil menatapku dari kejauhan dan menahan perihnya cinta yang tidak bisa bersatu.
.
Sebuah perjuangan hati yang sungguh menakjubkan buatku.
.
Terima kasih, terima kasih sudah menjaga dan hidup dalam batasan norma yang berlaku.
.
Semoga rasa diantara kita hancur berkeping-keping seiring jarak yang kita bangun sekuat hati, dan ku berharap kau bisa menemukan wanita penggantiku untuk hidup bersamamu.
.
Cirebon, 08 September 2021
AnserAnitA