Prosedur Dalam Statistik Non-Parametik – Dua Sampel Berhubungan
Dua sampel berhubungan atau dependen dengan skala non metrik (ordinal/ nominal). Untuk lebih jelasnya, kita pahami apa itu skala ordinal dan apa itu skala nominal?
Skala Ordinal
Skala Ordinal merupakan pengukuran skala yang memberikan informasi tentang kehadiran peringkat relatif karakteristik berbeda yang dimiliki oleh objek atau individu tertentu. Contohnya, Variabel Pengetahuan. Pengetahuan di bagi menjadi 3 kaategori yaitu :
Baik : >76
Cukup : 55-75
Kurang : < 55
Pengukuran diatas merupakan pengukuran ordinal, atau skala ukur odinal. Karena pengetahuan memiliki peringkat sesuai dengan pengetahuan objek atau individu tertentu. Tingkat pengukuran ini mempunyai informasi skala nominal ditambah dengan sarana peringkat relatif tertentu yang memberikan informasi apakah objek atau individu memiliki karakteristik lebih atau kurang. Perlu diingat, dalam pengukuran skala ordinal ini, kita tidak dapat melakukan operasi aritmatika (pengurangan, pembagian, perkalian, penjumlahan, rata-rata dll), karena angka-angka tersebut hanya menunjukan karaktersitik itu ada atau tidak ada karakteristik tertentu.
Skala Nominal
Skala Nominal merupakan skala pengukuran yang hanya mengkalasifikasikan objek atau individu tertentu saja tanpa adanya peringkat atau tingkatan. Contonya pengukuran Jenis Kelamin, Agama, Pekerjaan dll. Bahasa sederhananya hanya memberikan label saja pada objek atau individu tertentu.
Sampel Dependen
Sampel dependen merupakan sampel pada suatu penelitian atau observasi dilakukan dua kali pengukuran, perbeaan hasil pengukuran itu yang dijadikan fokus analisisnya.
Signifikasi, Probabilitas atau Taraf Nyata
Signifikasi Atau Probabilitas atau Taraf Nyata merupakan tingkat ketepatan (presisi) dalam kaitannya kesalahan dalam pengambilan sampel (sampling erorr). Jangkauan nilai yang tepat digunakan biasanya dalam bentuk presentase yaitu 1% atau 5%. Dalam SPSS signifikasi ditulis secara default 0.05 (5%). Angka ini tidak mutlak, tergantung sesuai dengan kebutuhan.
Tingkat Kepercayaan (Confidence Level)
Merupakan tingkat kepercayaan yang mencerminkan seberapa besar tingkat kepercayaan kita terhadap riset yang kita lakukan. Pendeskripsian tingkat kepercayaan ini biasanya menggunakan persentase, contohnya tingkat kepercayaan 96%.
Cofidence Interval
Interval kepercayaan juga sering disebut margin of error yang mencerminkan nilai kurang atau lebih. Misalnya interval kepercayaannya 5 dan 50%, mempunyai makna bahwa sampel yang kita pilih akan menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam kisaran 45% atau 55%. Tingkat kepercayaan ditentukan dengan jumlah sampel yang diteliti. Ketepatan sampel yang digunakan maka semakin kecil kesalahan baku dan semakin kecil pula intervalnya.
Penulis : Ernata Trisandi
Note : Jasa Olah data SPSS 0821 2012 1512