Dua Sisi Manusia
Setiap orang punya sisi malaikat dan nganu –mengikuti hawa nafsu– Bisa jadi sisi malaikat dia ramah dan sisi nganunya tidak sabaran. Ada juga sisi malaikatnya dermawan tetapi sisi nganunya pemarah.
Namanya juga manusia yang kapan saja bisa memilih kapan ingin menjadi malaikat dan jadi syaitan. Memaklumi dan bijak menanggapi karakter nganunya lebih menenangkan jiwa. Meskipun sulit setengah mati.
Catatan untuk diri sendiri. Kita sama-sama sedangan menuju tempat yang sama yaitu Akherat, dan sejatinya kita tidak tahu dimana posisi kita berada. Di Surga atau Neraka. Orang yang terlihat buruk hari ini siapa tahu nanti menempati Surga, begitu juga sebaliknya. Kita bisa dikatakan baik jika mendapatkan reward Surga (tentunya atas Rahmat Allah). Sekarang masih abu-abu terlalu dini menganggap diri ini baik. Semua orang masih berjuang menuju kebaikan.
Kita belum tentu lebih baik dari dia yang terlihat buruk hari ini. Naudzubillahi mindzalik jangan sampai merasa lebih baik dari orang lain hingga merendahkanya. Bukankah iblis ditendang dari Surga karena merasa lebih baik dari Nabi Adam ?