Puisi

Dusta

Disetiap kehilangan
Disetiap perpisahan
Ada kesalahan besar yang disembunyikan

Disetiap dusta
Disetiap penyesalan
Ada ego yang mengambil peran

Disetiap kebohongan
Ada pengorbanan besar yang dilakukan
Menutup setiap celah dari kebocoran
Pada akhirnya pecah oleh tekanan

Kau menekan diriku begitu keras
Untuk menyelamatkan mu sendiri
Tanpa kau sadari
Semakin kau tekan, semakinku terbang tinggi

Kau menyukai caraku menatap mu
Sambil kau beri tontonan hal yang mengerikan yang ada di dalam dirimu
Tipu daya penuh kepalsuan

Kau menyukai saat aku mengatakan
Segalanya akan ku lakukan untuk membahagiakanmu
Kau ambil, lalu kau pergi
Kau pergi ketika aku mulai menyerah

Kau anggap kau tidak pernah salah
Kau betingkah seolah kau penting
Sampai tak ada bayanganmu di didalam cermin
Tak ada bayanganmu di balik cahaya matahari

Ini senyum terakhir ku
Demi untuk bisa bersamamu
Di lain waktu kau akan melihat diriku
Dengan versi kedua, tidak lagi sama

Ini terakhir kali
Menjadi seseorang yang bukan diriku
Hanya untuk tetap bersamamu
Bertahan, yang pada akhirnya hancur berantakan

Jangan meminta maaf
Dari jembatan yang kau bakar
Jangan menyesal dari kepercayaan
Yang telah kau hancurkan

Tak dapat lagi berpura-pura
Kelak kau akan mengerti
Keindahan penuh kepalsuan
Akan berbuah penyesalan yang teramat dalam