SOAL P3K KOMPETENSI MANAJERIAL dan SOSIO KULTUR Volume 1
SOAL P3K KOMPETENSI MANAJERIAL dan SOSIO KULTUR Volume 1 ditujukan bagi kalian yang akan mengikuti tes P3K. Berikut soal-soal yang perlu dipelajari.
Soal Nomor 1 :
Sebelum pelaksanaan program pemberdayaan, LSM melakukan observasi di lingkungan masyarakat Suka Maju. Pihak LSM menemukan banyaknya tanaman bambu di lahan inventaris desa yang tidak dimanfaatkan. Berdasarkan obeservasi tersebut, LSM merumuskan pemberdayaan berupa pembuatan kerajinan bambu. Berdasarkan ilustrasi tersebut, prediksi ketercapaian program pemberdayaan yang dilakukan adalah sudah tepat dengan…
A. memberikan sarana yang diperlukan
B. mempertimbangkan potensi masyarakat
C. mengangkat kearifan lokal wilayah setempat
D. melaksanakan program secara bertahap
E. menyusun program pelatihan khusus
Jawaban dan Pembahasan : B
Dalam menjalankan kiprahnya tersebut, LSM dapat menjalankan fungsinya sebagai berikut, yaitu:
Sebagai wadah organisasi yang menampung, memproses, mengelola dan melaksanakan semua aspirasi masyarakat dalam bidang pembangunan terutama pada bagian yang sering tidak diperhatikan oleh pemerintah. Strategi pemberdayaan komunitas perlu mempertimbangkan potensi masyarakat karena potensi masyarakat tersebut adalah kekuatan atau kelebihan yang sudah dimiliki oleh masyarakat setempat (Dalam kasus ini, banyaknya tanaman bambu di lahan inventaris desa yang tidak dimanfaatkan). Potensi tersebut perlu dikembangkan atau diberdayakan agar dapat membangun daerah tersebut
Baca Juga : SOAL KOMPETENSI MANAJERIAL, SOSIO KULTUR P3K, TKP CPNS
Soal Nomor 2 :
Perhatikan ilustrasi berikut ini!
Ibu-ibu anggota komunitas pengrajin batik melakukan evaluasi pemberdayaan setiap akhir tahun. Hasil evaluasi menunjukkan sistem pengelolaan komunitas belum maksimal karena keterbatasan alat dan bahan pembuatan batik. Oleh karena itu, komunitas berencana membeli alat dan bahan seperti canting, malam/lilin batik, kain, zat pewarna, wajan kecil, serta kompor kecil. Pembelian alat dan bahan tersebut menggunakan dana dari desa. Prinsip evaluasi pemberdayaan yang tampak berdasarkan ilustrasi tersebut adalah….
A. berorientasi pada peningkatan mutu
B. tranparansi/ akuntabilitas
C. akurasi informasi
D. tindak lanjut
E. partisipasi masyarakat
Jawaban Pembahasan : B
Karena dari hasil evaluasi didapat menunjukan sistem pengelolaan kurang maksimal karena keterbatasan alat yang ada, sehingga akan membeli peralatan untuk memaksimalkan sistem yang sudah dibuat
Soal Nomor 3 :
Kebudayaan Indonesia mengajarkan tentang hubungan yang baik antara sesama manusia, manusia dan alam, serta manusia dan sang pencipta. kearifan lokal memiliki potensi dan kekuatan yang sangat besar untuk menginspirasi sintesis keragaman karakter solusi masalah di Indonesia dan dunia pada umumnya. Dalam bingkai kearifan lokal ini, masyarakat bereksistensi, dan berkoeksistensi satu dengan yang lain. Globalisasi bisa memudarkan kearifan lokal dalam masyarakat. Upaya yang tepat menjaga kearifan lokal pada era globalisasi adalah…
A. melarang masyarakat menggunakan kearifan lokalnya
B. menerima dengan terbuka kebudayaan dari masyarakat lain
C. melaksanakan nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal
D. membatasi hubungan sosial dengan masyarakat luar
E. melakukan interaksi sosial dengan kelompok budaya masyarakat lain
Jawaban dan Pembahasan : C
melaksanakan nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan local Beberapa cara dapat kita lakukan untuk melestarikan kebudayaan Indonesia di era globalisasi diantaranya : Menjadikan budaya sebagai identitas dan bangga terhadap budaya lokal. Menjadikan budaya lokal sebagai identitas menjadi salah satu cara untuk melestarikannya.
Baca Juga : Soal PPPK Pranata Komputer Beserta Kunci Jawabannya
Soal Nomor 4 :
Salah satu tugas pokok pemerintah daerah dan perangkatnya adalah pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, perangkat pemerintahan di daerah senantiasa dituntut mengambil peran yang besar di dalam memberdayakan masyarakat yang ada di wilayahnya. Pelaksanaan program pemberdayaan dengan memperhatikan aspek kearifan lokal. Alasan memperhatikan kearifan lokal untuk menyukseskan program pemberdayaan adalah….
A. meningkatkan pendapatan masyarakat dan pemerintah
B. membangkitkan semangat masyarakat melakukan inovasi
C. memudahkan masyarakat menerima program pemberdayaan
D. menciptakan perubahan sosial dalam kehidupan masyarakat
E. meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai lokal
Jawaban dan Pembahasan : E
Dalam pemberdayaan komunitas, kearifan lokal tentu sangat diperlukan karena memiliki peran strategis dalam perkembangan budaya dan peradaban suatu masyarakat.
Soal Nomor 5 :
Kearifan lokal merupakan cara dan praktik yang dikembangkan oleh sekelompok masyarakat yang berasal dari pemahaman mendalam mereka akan lingkungan setempat yang terbentuk dari tinggal di tempat tersebut secara turun-menurun. Kearifan lokal muncul dari dalam masyarakat sendiri, disebarluaskan secara nonformal, dan dimiliki secara kolektif oleh masyarakat yang bersangkutan. Selain itu, kearifan lokal juga dikembangkan selama beberapa generasi dan tertanam di dalam cara hidup masyarakat yang bersangkutan sebagai sarana untuk mempertahankan hidup. Kearifan lokal turut memuat pengetahuan lokal masyarakat. Adapun contoh kearifan lokal tersebut ditunjukkan oleh pernyataan….
A. nelayan memanfaatkan angin darat untuk berlayar ke tengah laut dan memanfaatkan angin laut untuk pulang melaut
B. masyarakat Jawa memiliki tiga tingkatan bahasa yaitu ngoko, krama dan krama inggil
C. masyarakat Pariaman memilili tradisi Badoncek yang menjunjung tinggi kebersamaan
D. masyarakat Baduy memiliki kearifan Pikukuh yaitu larangan penggunaan bahan kimia
E. masyarakat adat Kampung Naga melarang masyarakat memasuki Kawasan hutan pada waktu tertentu
Jawaban dan Pembahasan : A
Kearifan lokal merupakan cara dan praktik yang dikembangkan oleh sekelompok masyarakat yang berasal dari pemahaman mendalam mereka akan lingkungan setempat yang terbentuk dari tinggal di tempat tersebut secara turun-menurun.
Baca Juga : Soal P3K Pranata Komputer dan Kunci Jawaban
Soal Nomor 6 :
Masyarakat majemuk didefinisikan oleh Fredrik Barth sebagai masyarakat yang menggabungkan perbedaan etnis, saling ketergantungan ekonomi kelompokkelompok itu, dan spesialisasi ekologis mereka. Masyarakat majemuk dengan mayoritas dominan, yaitu masyarakat yang antara komunitas atau kelompok etnisnya terdapat kelompok mayoritas. Berdasarkan ilustrasi tersebut pola hubungan yang terjadi adalah….
A. sejumlah komunitas etnis dengan kekuatan kompetitif seimbang
B. satu kelompok etnis mempunyai keunggulan kompetitif yang dominan
C. sejumlah kelompok etnis tetapi semuanya dalam jumlah kecil
D. sejumlah komunitas etnis yang yang mempunyai kompetitif tidak seimbang
E. di mana satu kelompok etnik tidak mempunyai keunggulan kompetitif
Jawaban dan Pembahasan : B
Kata kunci dari soal tersebut adalah “Masyarakat majemuk dengan mayoritas dominan, yaitu
masyarakat yang antara komunitas atau kelompok etnisnya terdapat kelompok mayoritas”
Soal Nomor 7 :
Interaksi sosial terjalin harmonis meskipun masyarakat terdiri dari berbagai macam ras, suku, agama, dan budaya. Satu sama lain saling menghormati, menghargai, dan selalu terjadi interaksi sosial yang hangat tanpa merasa dibatasi oleh sekat-sekat perbedaan tersebut. Gambaran masyarakat tersebut menunjukkan sikap masyarakat yang ….
A. inklusif
B. interaktif
C. eksklusif
D. persuasif
E. kompulsif
Jawaban dan Pembahasan : A
Inklusif ini bertujuan untuk mengajak dan ikut serta dalam lingkungan. Kelompok masyarakat inklusif
akan terbuka dalam lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.